Mandailing Natal 10/02/2026 Global Investigasi news.com
Sinunukan Selasa 10/02/2026 Firmansyah Nasution yang didampingi oleh seorang Paralegal Kecamatan Sinunukan, sampaikan keluhan pada awak media Gi news.com atas terjadinya penganiayaan pada dirinya (FN).
Firmansyah Nasution adalah konsumen dari SPBU SINUNUKAN ENERGY GEMILANG, mendapat perlakuan kasar dari seorang PAM SPBU tersebut gara – gara angkat telp (Hp) sekitar 3 minggu lalu sekitar pukul 09 pagi tepatnya lupa tanggal, karena “FN” menganggap masalah ini selesai tanpa masalah kedepannya.
Menurut F N pada awak media Gi news.com seperti biasa ia membeli minyak Pertamax Dexlite saat pengisian dilakukan oleh pekerja Spbu telepon seluler miliknya berdering dan ia pun mengangkat telp tersebut, tiba tiba datang PAM (Pengamanan) yang bekerja di SPBU, berkata kasar dan mendorong konsumen spbu,
Dampak dari main tangan (dorong) FN pun tidak terima maka terjadi cekcok mulut yang tidak bisa dihindarkan antara FN dengan oknum Brimob Polres Madina berinisial Alf.S, saya tidak terima atas perlakuannya kata FN pada awak media dan kenapa tak ditegur secara baik, makanya terjadi keributan (cek cok mulut) jika saya salah angkat telpon saat pengisian bukan main dorong.
Lebih parah lagi setelah kejadian tersebut pada hari Jum’at tgl 06/02/2026 saat saya didatang dilokasi kerja saya mendompeng dilahan pribadi Desa Gonting Kecamatan Ranto baek oknum Brimob Alf.S. yang dampingi teman seprofesi juga dari Provost berinisial NA.S dan seorang Scurity berinisial ,”A”.
Korban yang tak berfikir bahwa kejadian kemarin tetap bekerja dibawah (lubang) mencari emas dan pelaku berkata kasar, menghardik “hei naik kau anxxxx” sebanyak 3 x dan menunjuk korban kau naik jxxx, karena sudah faham siapa yang dipanggil iapun naik.
Namun sesampainya diatas ia pun di pegang oleh 2 orang teman Alf.S, yaitu NAS dan “A” melakukan pengeroyokan dimana NA.S adalah oknum Polisi PAM di Plasma sipirok beserta seorang anggota curity inisial “A” Plasma Sipirok dengan memukul dan menendang.
Korban “FN” pada hari Selasa 10/02/2026 setelah kejadian itu pergi melaporkan ke Polsek Batahan, namun ditolak karena Alf cs sudah melaporkan dahulu, jawab Kapolsek maka FN akan melakukan laporan ke Provos Polres Madina (MO).




