Aceh Singkil-13 Februari 2026
Globalinvestigasinews
Dalam cahaya Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan, keluarga besar UPTD SPF SD Negeri Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil menorehkan jejak kebaikan yang begitu menyentuh hati.
Di tengah lantunan ayat suci dan doa-doa yang mengalun lembut setiap Jum’at pagi, sedekah menjadi bahasa cinta yang diajarkan kepada generasi sejak usia dini.
Momentum bulan suci ini dimaknai dengan menyalurkan Sedekah Jum’at kepada siswa-siswi yatim piatu, (13/02/26).
Tak hanya itu, santunan juga diberikan kepada istri para almarhum tokoh peduli pendidikan Desa Sintuban Makmur,Tukar Tumangger, mantan Kepala Desa, serta Arifin Sinaga, penasihat pendidikan yang semasa hidupnya menjadi bagian penting dalam perjuangan hingga berdirinya sekolah sebagai pelita ilmu di Desa tersebut.
Doa-doa pun dipanjatkan dengan khusyuk.
Semoga segala pengabdian almarhum menjadi amal jariyah yang tak terputus, diampuni segala khilafnya, dan ditempatkan di sisi terbaik di surga Allah SWT.
Mengingat jasa para pendahulu bukan sekadar mengenang, melainkan meneguhkan komitmen untuk melanjutkan perjuangan mereka melalui pendidikan yang berkarakter dan berlandaskan iman.
Kepala Sekolah UPTD SPF SD Sintiban Makmur, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Jerpinto Berutu, S.Pd., bersama dewan Guru Riati Berutu, S.Pd., Ummu Habibah Winda Sari Berutu, S.Pd.I., Rinta Berutu, S.Pd., Sarianti Mamora, S.Pd., Siti Hajjah Siregar, S.Pd., dan Linda Wati Manik, A.Ma.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya berbagi materi, tetapi juga menanamkan nilai.
“Kami ingin mengedukasi anak-anak sejak usia dini agar terbiasa berbagi, peduli kepada keluarga dan orang-orang yang membutuhkan.
Sedekah adalah mmerupakan karakter.
Ia melatih iman dan takwa.
Dari sinilah estafet kepemimpinan bangsa dimulai,” ungkap Zainal penuh keyakinan.
Ia percaya, dari desa yang sederhana ini akan lahir pemimpin-pemimpin besar, Pemimpin yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berhati lembut dan peduli.
Program Sedekah Jum’at ini merupakan inisiasi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Amran Ramli, M.A.P., sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu.
Pelaksanaannya dilakukan rutin setiap hari Jum’at, usai kegiatan keagamaan seperti yasinan, pembacaan Juz ‘Amma, hafalan ayat-ayat pendek, serta pembinaan rohani yang dibimbing oleh guru Pendidikan Agama Islam, Ummu Habibah Winda Sari Berutu, S.Pd.I.
Guru PAI tersebut menuturkan bahwa dana sedekah bersumber dari partisipasi siswa-siswi dan keluarga besar sekolah.
Dari uang receh yang disisihkan dengan ikhlas, terkumpul keberkahan yang nilainya jauh melampaui angka.
“Ini menjadi motivasi bagi saya pribadi dan kita semua.
Jangan takut berkurang rezeki karena sedekah.
Sedekah adalah pancingan rezeki, obat dari segala kesempitan, penambah keberkahan dan kesuksesan.
InsyaAllah, kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya lembut.
Di ruang-ruang kelas SD Negeri Sintuban Makmur, anak-anak belajar bahwa berbagi bukan menunggu kaya, melainkan membiasakan hati untuk peduli.
Mereka belajar bahwa tangan yang memberi lebih mulia daripada tangan yang meminta.
Mereka diajarkan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang kebermanfaatan.
Ramadhan kembali mengajarkan makna: bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, tak akan pernah sia-sia.
Dan dari sekolah sederhana di Desa Sintuban Makmur itu, kebaikan terus ditanam, tumbuh, dan mengakar—menjadi cahaya yang tak akan pernah habis, menerangi generasi hari ini dan masa depan nanti.(*)
Sumber: Zai Simatupang




