LEBAK ,Global investigasi News.
Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, menuai kritik. Pihak sekolah dan wali murid mengeluhkan kualitas menu yang dinilai tidak sesuai dengan pagu anggaran yang ditetapkan.
Kualitas asupan yang diberikan dalam satu hari penyaluran tersebut dianggap jauh dari standar kecukupan gizi untuk siswa. Kondisi ini memicu kekhawatiran orang tua terkait manfaat nyata dari program tersebut bagi kesehatan anak-anak mereka.
“Kami mempertanyakan kandungan nutrisinya. Jika melihat menu yang disalurkan, rasanya tidak sebanding dengan anggaran yang dialokasikan,” ujar salah satu perwakilan wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Senada dengan wali murid, pihak sekolah juga menyayangkan rendahnya kualitas menu tersebut. Mereka berharap pihak penyedia jasa dan instansi terkait melakukan evaluasi ketat agar distribusi pangan di hari berikutnya benar-benar memenuhi standar nutrisi yang telah direncanakan pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih dalam upaya konfirmasi mengenai rincian pagu anggaran dan standar operasional prosedur (SOP) penyediaan menu di wilayah tersebut pungkasnya.
(TIM/RED).




