Mandailing Natal, 19 April 2026
Global Investigasi news.com
Kerja sama solid antara Kepala Desa Sinunukan III, Imam Al Fikri, dan Ketua Ansor Kecamatan Sinunukan, Jumadi, membuahkan hasil gemilang dalam pelaksanaan Gebyar Halal Bihalal bersama Muslimat NU Kecamatan Sinunukan yang dirangkai dengan Pengajian Akbar.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini berhasil melampaui ekspektasi panitia. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak awal hingga puncak acara pada Minggu (19/04/2026), dengan jumlah pengunjung yang ramai dan suasana yang kondusif, sehingga memberikan kepuasan tersendiri bagi para penyelenggara.
Persiapan matang yang dilakukan selama tiga hari dengan mensterilkan lokasi acara menjadi salah satu kunci keberhasilan.

Meskipun sempat diguyur hujan pada hari kedua, Sabtu (18/04), hal tersebut tidak menyurutkan semangat panitia dan masyarakat. Proses pemasangan tenda untuk tamu undangan serta dekorasi panggung tetap dilanjutkan hingga dini hari demi memastikan kelancaran acara.

Berbincang dengan awak media Gi news.com dimana pengunjung yang hadir di luar dugaan cukup membludak dimana kehadiran para pengurus dan anggota Ansor/Banser dari tiap kecamatan hadir begitu juga dari pengurus serta anggota pengajian Muslimat NU.
Tenda dan kursi ternyata jauh dari pada cukup, dengan sigap adik adik Pramuka Pangkalan Kecamatan Sinunukan beserta anggota Ansor/Banser dipimpin bpk Sutarno,Sp mengambil kebijakan mencari kursi dan tikar, terpantau ratusan pengunjung terpaksa duduk diluar tenda (tarup) di bawah pohon kayu.
Ketua Ansor Kecamatan Sinunukan, Jumadi, bersama jajaran Ansor dan Banser NU, tampak aktif mengoordinasikan berbagai elemen masyarakat yang terlibat. Semangat gotong royong begitu terasa, mencerminkan kekompakan warga dalam mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan berskala besar ini.
Jumadi yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda dan pengusaha di bidang jasa, terus memimpin anggotanya hingga seluruh rangkaian acara selesai dengan sukses. Peran aktifnya dinilai sangat signifikan dalam menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan.
Di sisi lain, Kepala Desa Sinunukan III, Imam Al Fikri, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di lokasi dengan konsep “Pentas Budaya” yang dibangun secara permanen, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan dalam desaign.
“Ini adalah langkah awal bagi kami. Ke depan, kami akan terus melakukan pembenahan agar lokasi ini bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat, khususnya untuk acara berskala besar,” ujar Imam Al Fikri.
Lebih lanjut, ia juga berharap keberadaan lokasi tersebut dapat menjadi alternatif penyelenggaraan berbagai kegiatan, termasuk hiburan masyarakat, tanpa mengganggu lalu lintas. Selain itu, area parkir yang luas dinilai menjadi nilai tambah sekaligus sarana promosi bagi desa.
Kesuksesan Gebyar Halal Bihalal ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah desa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam membangun kegiatan positif yang bermanfaat bagi umat (MO).




