Jambi, 02/05/2026 Globalinvestigasinews.com
Dunia pendidikan dan birokrasi Jambi diguncang hebat! Tepat di momen Hari Pendidikan Nasional, seorang oknum pendidik bergelar Doktor yang menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Syariah UIN Jambi sekaligus Tenaga Ahli Gubernur Jambi berinisial DK, tertangkap basah oleh istri sahnya sendiri!
LOKASI KEJADIAN: Sebuah kamar kos di kawasan Simpang IV Sipin, Telanaipura, Kota Jambi pada Sabtu, 1 Mei 2026.
DK ditemukan sedang berduaan dengan seorang wanita yang diduga kuat adalah mahasiswinya sendiri. Drama penggerebekan berlangsung panas hingga melibatkan Lurah, Ketua RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas guna meredam emosi warga sebelum akhirnya DK digelandang ke Mapolsek Telanaipura.
JEJAK HITAM YANG TERUNGKAP: Bukan hanya soal moral, rekam jejak DK kini dikuliti habis: Pernah lolos seleksi administratif sebagai Calon Komisaris Utama Bank 9 Jambi periode 2026-2030. Terlibat dalam sindikat tambang emas ilegal di Batang Asai, Sarolangun, dengan posisi strategis sebagai Ketua Koordinator dan kesepakatan jatah keuntungan 10%.
Bagaimana mungkin seorang pejabat yang mengurusi Syariah dan menjadi Tenaga Ahli Gubernur memiliki perilaku yang jauh dari nilai moral dan hukum?
KAMI MENDESAK:
Rektor UIN STS Jambi segera memecat DK secara tidak hormat!
Gubernur Jambi segera mencopot DK dari posisi Tenaga Ahli!
Polda Jambi mengusut tuntas keterlibatan DK dalam mafia tambang ilegal di Batang Asai.
Tidak ada tempat bagi “Predator Moral” di tanah pilih pesako betuah Jambi!
(Fik_globalinews Jambi)





