Banyuwangi, 25 Mei 2026 — Lembaga Bantuan Hukum Gajah Mada Indonesia (LBH GMI), melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Kepala Divisi Humas. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi serta membahas langkah-langkah strategis demi kemajuan organisasi ke depan.
Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua Umum LBH GMI, Danny Hendro Saputro, S.H., M.H. dan Wakil Ketua Umum, Doni Cahaya Persada, S.H. Pertemuan berjalan lancar, di mana kedua belah pihak saling bertukar pikiran serta berbagi gagasan, termasuk membahas hal-hal mendasar terkait pengelolaan organisasi, kelengkapan administrasi, serta kesejahteraan seluruh elemen yang tergabung dalam LBH GMI.
Dalam kesempatan tersebut, Ketum Danny Hendro Saputro S.H, MH menyampaikan beberapa poin penting sebagai landasan dan acuan berjalannya organisasi. Ia menekankan perlunya penyesuaian dan pemahaman bersama terkait Anggaran Dasar, agar seluruh kebijakan dan langkah kerja organisasi tetap berpedoman pada ketentuan yang telah disepakati.
Ketum juga memaparkan rencana pembenahan identitas dan atribut organisasi, meliputi desain seragam resmi, Kartu Tanda Anggota (KTA), Surat Tugas, hingga Surat Keputusan (SK), bagi pengurus maupun anggota. Tujuannya agar setiap unsur di LBH GMI memiliki identitas yang jelas serta terstandar.
Ketum mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga kehormatan sekaligus berkomitmen aktif berkontribusi sebagai bagian dari keluarga besar LBH GMI.
“Kami hadir di sini dengan satu tujuan, yaitu memajukan organisasi dan menaati segala aturan yang berlaku. Kami juga melengkapi atribut organisasi seperti seragam, KTA, dan SK sebagai wujud keseriusan. Yang terpenting, kami bersama anggota memiliki komitmen kuat untuk tetap menjadi organisasi yang baik, aktif, dan membawa nama organisasi ke arah yang lebih baik,” tegas Ketum Danny.
Sementara itu, Waketum LBH GMI, Doni Cahaya Persada, S.H. juga menyampaikan penekanan terkait aspek legalitas organisasi. Ia menegaskan agar Akta Pendirian serta Surat Keputusan badan hukum organisasi segera diterbitkan dan disahkan secara resmi, sehingga kedudukan LBH GMI semakin kuat dan sah di mata masyarakat maupun instansi terkait.
Waketum juga menyampaikan rencana besar untuk mendukung kesejahteraan seluruh komponen organisasi melalui pengupayaan adanya alokasi anggaran pendanaan yang diberikan secara rutin setiap tahun. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk dukungan dan apresiasi agar kinerja organisasi dapat berjalan lebih maksimal, terencana, dan berkelanjutan.
“Legalitas adalah pondasi utama organisasi, sehingga Akte dan SK harus segera diselesaikan. Kami juga terus berupaya maksimal agar ke depan ada kepastian anggaran setiap tahun bagi seluruh pengurus dan anggota. Ini adalah bentuk perhatian organisasi sekaligus modal bagi kami untuk bekerja lebih giat lagi dalam membantu masyarakat,” ungkap Doni.
Seluruh rangkaian pembahasan berlangsung santai, terbuka, dan penuh keakraban. Kunjungan silaturahmi kemudian ditutup dengan suasana ramah, hangat, dan akrab, dilanjutkan dengan duduk bersama sambil menikmati kopi untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus kerja sama yang selama ini terjalin.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan, kesatuan visi, serta semangat pimpinan LBH GMI untuk terus membenahi diri, melengkapi administrasi, dan berupaya mewujudkan organisasi yang kuat, sah, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh anggotanya.
Spr





