Sulsel
Barruglobalinvestigasinewsmy. I’d.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peresmian SPPG Polres Barru di Lingkungan Ralla, Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari groundbreaking 1.179 SPPG dan peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dilaksanakan serentak secara daring dan diikuti jajaran pemerintah serta Forkopimda se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., beserta jajaran atas inisiatif dan kerja cepat menghadirkan SPPG di Kabupaten Barru sebagai bagian dari program prioritas nasional. Ia menilai, meski baru beberapa bulan bertugas, Kapolres telah menunjukkan kinerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Kapolres Barru beserta seluruh jajaran yang telah menghadirkan SPPG di daerah ini. Pemerintah Kabupaten Barru tentu akan selalu hadir dan mendukung setiap program yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menegaskan, SPPG merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia yang menyasar kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, serta lanjut usia. Karena itu, pelaksanaannya harus dijalankan secara optimal, tepat sasaran, dan sesuai aturan.
Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya berfungsi sebagai layanan pemenuhan gizi, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Untuk itu, pengelola didorong memanfaatkan potensi lokal, baik dalam penyediaan bahan pangan maupun tenaga kerja.
“Manfaatkan masyarakat di sekitar SPPG. Bahan-bahan yang dibutuhkan diupayakan berasal dari daerah sendiri, agar ada perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Bupati Barru mengungkapkan, saat ini terdapat 14 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Barru, dengan enam unit lainnya segera menyusul, dari total rencana 33 unit yang akan tersebar di berbagai wilayah. Ia berharap seluruh unit tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan bersama agar pelaksanaan program tetap sesuai standar operasional. Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah dan Forkopimda.
( Jum/Humas IKP).




