Denpasar 28/02/2026 Global Investigasi News .com
-Jelang Bulan Suci Ramadhon Owner pedagang nasi bungkus menjadi korban uang palsu dan uang mutilasi yang sepotong-potong beredar di beberapa tempat warung makan atau pedagang kaki lima dengan nomer seri yang berbeda – beda di sekitar kawasan Denpsar ,Bali
salah satunya warung makan siap saji atau warung Abang Alzam selaku Owner (nasi bungkus pedas sambel ijo)sudah Tiga kali menajdi korban uang palsu dan uang mutilasi dan pelaku kuat dengan gerombolan orang yang sama yang masih beroprasi dikawasan tersebut.
Dalam keterangan Abang Alzam selaku Owner warung makan siap saji( nasi bungkus pedas sambel ijo) Abang Alzam menerangkan kepada Awak Media Global Investigasi news.com waktu diwawan carainya 27/02/2026 diwarung makan saya sudah tiga kali menjadi korban yang pertama di jalan trenggana penatih yang ke Dua di Jalan Kartini atau Wangaya kaje dan ke Tiga kalinya sama di jalan kartini imbuhnya Abang Alzam
” Abang Alzam” Owner warung siap saji (nasi bungkus pedas sambel ijo) yang memiliki beberapa cabang tersebut sangat perhatin dan sedih sekali di buat langganan penipuan uang palsu dan uang mutilasi.
mengungkapkan kepada awak Media Global Investigasi news.com, “saya selama terjun atau pertama kali merintis warung makan siap saji(nasi bungkus pedas sambel ijo) belom pernah kejadian , tapi kali ini warung makan siap saji saya(nasi bungkus pedas sambel ijo) menjadi korban uang palsu dan mutilasi” ungkapnya,,
Awal kejadian yang menimpa warung siap saji Abang Alzam (nasi bungkus pedas sambel ijo) awal bulan Januari tangal 02-01-2026 itu nominal tidak banyak tapi kasian dengan karyawan saya karna dari kejadian tesebut karyawan saya agak was was melayani Customer takut terjadi lagi , dan benar kejadian kedua kalinya pada awal bulan Februari Tanggal 06-02-2026 uangnya lumayan Rp.100,000 (Seratus Ribu Rupiah ) dan kejadiannya pada malam hari sekiranya jam 21:00 ketika warung sedang rame (banyak Customer membeli) dan untuk kejadian ketiga kalinya juga menimpa karyawan saya di jalan Kartini No 160. Wangaya kaje tapi pagi hari sekiranya jam 09:01 Ketika warung lagi mulai rami gerombolan penipu ini mejalankan misinya ketika banyak Customer membeli . itu uang gak seberapa jadi uang sebelahnya itu asli tapi bagian tengahnya itu uang palsu dan di temukan Nomer seri yang berbeda jelasnya ,
Kami selaku Owner warung siap saji (nasi bungkus pedas sambel ijo) menghimbau kepada rekan-rekan yang satu Profesi pedagang kaki lima lebih berhati hati menerima transaksi uang Nominal Rp.100,000 (Seratus Ribu Rupiah) apalagi warung posisi lagi ramai agar tidak ada korban berikunya lebih waspda dan hati-hati cukup warung saya yang menjadi korban uang palsu dan uang mutilasi karna sebelumnya kejadiannya menimpa ke diri saya sudah banyak pedagang kaki lima yang sudah menjadi korban tuturnya ,
pawarta :Sujai Wartawan Propinsi Bali Global Investigasi news.com




