JAWA BARAT – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Jabar 2 Kabupaten Bandung, Saeful Bachri, mendesak Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk tidak lengah menghadapi potensi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.
Menurutnya, pengalaman setiap tahun menunjukkan pola yang sama: pasca libur panjang dan meningkatnya kebutuhan rumah tangga jelang Ramadan, permintaan sembako melonjak tajam.
Jika distribusi dan stok tidak diawasi secara ketat, gejolak harga hampir pasti terjadi—dan masyarakat kecil selalu menjadi pihak yang paling terpukul.
Sebagai legislator dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, Saeful menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh bersikap reaktif dan baru bergerak saat harga sudah terlanjur melonjak.
“Langkah antisipatif harus dilakukan sejak dini. Pengawasan distribusi, pengendalian stok, serta pemantauan harga secara berkala di pasar tradisional maupun modern wajib diperketat,” tegasnya.
Ia menilai koordinasi lintas sektor—mulai dari dinas perdagangan, dinas ketahanan pangan, hingga aparat kewilayahan—harus diperkuat agar stabilitas harga benar-benar terjaga, bukan sekadar menjadi wacana tahunan.
“Stabilitas harga bahan pokok sangat penting agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk tanpa tekanan ekonomi,” ujarnya.
Saeful juga mendorong agar operasi pasar murah dan inspeksi mendadak (sidak) digencarkan sebelum Ramadan tiba sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah dalam melindungi daya beli rakyat.
Transparansi data stok dan distribusi dinilai krusial untuk mencegah spekulasi serta praktik penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Lebih dari sekadar isu ekonomi.
Ia menekankan bahwa pengendalian harga menjelang Ramadan adalah bagian dari tanggung jawab moral pemerintah dalam menjaga keadilan sosial.
Di akhir pernyataannya, Saeful turut menyampaikan ucapan Marhaban Ya Ramadan kepada seluruh umat Muslim. Ia berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan.




