Propinsi Bali 7 Maret 2026 Global Investigasi news .com.
BALI MEMANG LUAR BIASA INDAHNYA TOLERANSI: Ketua Madas Nusantara DPW BAli Bapak Abdul Majid Menyikapi Menteri Agama Lapor ke Prabowo Soal Kesepakatan Nyepi dan Malam Takbiran di Bali Berjalan Beriringan
Ketua Madas Nusantara Bapak Abdul Majid menyikapi Menteri Agama, Nasaruddin Umar, baru saja melaporkan kesiapan menyambut hari raya Idulfitri 2026 kepada Presiden Prabowo. Salah satu poin yang paling menyentuh hati adalah kesepakatan damai di Pulau Dewata terkait pertemuan dua hari suci: Nyepi dan Malam Takbiran.
Saling Menghormati dalam Keheningan
Mengingat Hari Raya Nyepi jatuh pada 19 Maret 2026, di mana Bali akan berada dalam keheningan total, pemerintah bersama tokoh masyarakat Bali telah melahirkan sebuah “Kesepakatan Harmoni”.
Poin Kesepakatan di Bali:
Takbir Tanpa Sound System: Saudara umat Muslim tetap dapat mengumandangkan takbir dengan khidmat tanpa menggunakan pengeras suara luar agar tidak mengganggu kekhusyukan umat Hindu yang sedang melaksanakan Catur Brata Penyepian.
Pembatasan Waktu: Pelaksanaan takbir disepakati berjalan mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WITA.
Semangat Menghargai: Nyepi tetap berjalan sakral, dan syiar takbir tetap berkumandang dalam relung hati yang paling dalam.
Perbedaan Adalah Rahmat
Terkait potensi perbedaan penetapan Idulfitri, Menag menegaskan bahwa hal tersebut adalah warna warni indahnya beragama di Indonesia. Semua akan diputuskan melalui Sidang Isbat dengan semangat persaudaraan.
Inilah wajah asli Indonesia. Ketika dua hari besar bertemu, yang muncul bukanlah gesekan, melainkan rasa saling jaga dan tenggang rasa. Bali kembali menjadi laboratorium toleransi terbaik bagi dunia. Imbuhnya ketua Madas Nusantara
pewarta :Sujai Wartawan Propinsi Bali Global investigasi news.com.




