SINGKIL – 01 Maret 2026
Globalinvestigasinews
Pemerintah Kecamatan Singkil mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Camat Singkil Jln. Sech Hamzah Fansury Desa Pulo Sarok, pada, Kamis (02/04/2026).
Agenda tahunan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat dan menetapkan skala prioritas pembangunan yang akan diusulkan untuk tahun anggaran 2027.
Camat Singkil Khairuddin. SE, menyatakan bahwa persiapan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh usulan dari tingkat desa (Musrenbangdes) telah terakomodasi dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Aceh Singkil.
Fokus utama pembangunan untuk tahun 2027 diprediksi masih akan menitikberatkan pada akselerasi ekonomi daerah, peningkatan infrastruktur wilayah, serta penguatan sektor kesehatan dan pendidikan.
Dalam tahap persiapan ini, pihak Kecamatan melakukan koordinasi intensif dengan para Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) di wilayah Kecamatan Singkil.
Hal ini dilakukan untuk memverifikasi daftar usulan rencana kerja pemerintah desa (DU-RKP) agar tepat sasaran dan memenuhi kriteria teknis sebelum dibawa ke forum tingkat kabupaten.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap usulan yang masuk benar-benar merupakan kebutuhan mendesak masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penanganan banjir, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan fasilitas publik di pelosok desa,” ujar Camat Singkil dalam rapat koordinasi internal.
Sesuai dengan fungsi Musrenbang sebagai pilar partisipasi publik, masyarakat diharapkan turut aktif mengawal proses ini.
Keterlibatan berbagai elemen, mulai dari tokoh pemuda, tokoh agama, hingga kelompok perempuan, menjadi kunci agar perencanaan pembangunan tahun 2027 nantinya lebih inklusif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga di Ibu Kota Kabupaten Aceh Singkil tersebut.
Pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan ini direncanakan akan menghadirkan perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Singkil serta anggota DPRK daerah pemilihan setempat guna memberikan masukan terkait sinkronisasi anggaran dan kebijakan daerah.
Sebelumnya undangan telah dilayangkan ke desa desa pada, selasa (31/03/26) untuk menghadiri Musrembang ini, dan diminta agar membawa peserta sebanyak 5 orang dalam satu Desa teasuk Kepala Desa. (*)




