Kabupaten Bandung — Semangat demokrasi di tingkat desa kembali terasa hangat di Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokan Jeruk. Penetapan calon Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) bukan sekadar tahapan administratif, tetapi menjelma menjadi momentum kebangkitan partisipasi dan kebersamaan warga.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Rancakasumba, Kamis (9/4/2026), dihadiri berbagai unsur penting dan masyarakat.
Suasana berlangsung tertib, penuh antusias, serta sarat komitmen menjaga proses demokrasi yang sehat dan damai.
Tahapan krusial seperti penetapan calon, pengundian nomor urut, hingga penandatanganan deklarasi damai berjalan lancar.
Deklarasi ini menjadi simbol kuat bahwa seluruh pihak siap menjaga kondusifitas hingga proses pemilihan selesai.
Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimcam, di antaranya Danramil 2404/Majalaya Kapten Inf. Purwanto, Kapolsek Solokan Jeruk Iptu Fathan Malisi, SH, serta Camat Solokan Jeruk Rahmatullah Mukti Prabowo. Kegiatan juga didampingi Penjabat (PJ) Kepala Desa Rancakasumba Agung Rahardian, perangkat desa, BPD ,LPMD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
PJ Kepala Desa Rancakasumba, Agung Rahardian, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan demokrasi di desa.
“Ini bukan sekadar memilih pemimpin, tapi tentang bagaimana kita bersama menentukan arah masa depan desa.
Persatuan harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Dari proses seleksi yang ketat, tiga calon terbaik resmi ditetapkan dari empat bakal calon.
Hal ini mencerminkan proses yang berjalan selektif, transparan, dan menghasilkan figur yang siap mengemban amanah warga.
Tak hanya soal kompetisi, masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjaga persaudaraan.
Perbedaan pilihan diharapkan menjadi kekuatan, bukan pemicu perpecahan.
Camat Solokan Jeruk, Rahmatullah Mukti Prabowo, menilai semangat para calon sebagai energi positif bagi kemajuan desa.
“Walau masa jabatan relatif singkat, semangat pengabdian tetap tinggi. Ini modal penting untuk membangun desa,” ungkapnya.
Ke depan, para calon diharapkan mampu menawarkan visi-misi yang realistis serta berkelanjutan, sejalan dengan program pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMDes.
Konsistensi pembangunan dinilai penting agar kemajuan desa tidak terhenti di tengah jalan.
Pemungutan suara dijadwalkan pada 21 April 2026, sementara pelantikan direncanakan pada 27 April 2026.
Masyarakat pun diajak untuk bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi ini dengan penuh kedewasaan.
“Siapapun yang terpilih adalah pilihan terbaik masyarakat.
Tugas kita bersama adalah mendukung dan mengawal pembangunan desa,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Desa Rancakasumba diharapkan mampu melahirkan pemimpin amanah yang membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan warganya.
Dari Rancakasumba, demokrasi tumbuh. Dari kebersamaan, masa depan dibangun.Tutupnya.”




