Jawa Barat– Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui jajaran Polda Jawa Barat dan Polresta Bandung, kepolisian bergerak cepat dalam penanganan dampak banjir di wilayah Majalaya.

Kapolresta Bandung, Aldi Subartono, memberikan apresiasi kepada Kapolsek Majalaya, Suyatno, beserta jajaran atas respons cepat membantu warga terdampak banjir di Desa Bojong, Kampung Bojong Keusik, Kecamatan Majalaya, Jumat (13/2/2026).
Kompol Suyatno menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari kedua jajaran kepolisian turun langsung membantu masyarakat yang rumahnya masih dipenuhi lumpur.
“Memasuki hari ke-2 pascabanjir, kami membagikan 350 porsi Makan Bergizi Polri kepada warga yang hingga kini belum bisa memasak karena perabotan, termasuk kompor, masih basah,” ujarnya.
Meski hujan masih turun, kegiatan Jumat Berkah tetap dilaksanakan di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong. Kehadiran aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu, terutama dalam proses pembersihan rumah serta distribusi makanan siap saji.
Sejak hari pertama, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandung dengan fokus pada evakuasi warga, membuka akses rumah yang belum dapat dijangkau, serta membersihkan material lumpur sisa banjir.
Sebanyak kurang lebih 250 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Brimob Polda Jabar, Dalmas, jajaran Polresta Bandung dan Polsek, termasuk Polsek Majalaya, serta dukungan TNI dari Koramil dan Satpol PP. Seluruh unsur bersinergi untuk mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.
“Target kami, meskipun hari ini hujan, pembersihan bisa selesai hingga sore. Jika belum tuntas, kegiatan akan kami lanjutkan sampai masyarakat benar-benar bisa kembali beraktivitas normal,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Presisi Polri bukan sekadar slogan, melainkan hadir dalam aksi konkret di tengah masyarakat yang membutuhkan—menguatkan kehadiran negara saat rakyat menghadapi musibah.




