Patahnya jembatan penghubung antar kecamatan Batahan _ Natal yang tak kunjung diperbaiki membuat Usnan kepala desa Kubangan Tompek kecewa kepada pihak perusahaan PT, Bahana Krida Nusantara.

Kekecewaan Usnan Kepala Desa Kubangan Tompek Kec. Batahan dikarenakan desakan masyarakat agar meminta pertanggung jawaban pihak kontraktor bangunan jembatan Aek Batahan Pt. BKN atas kerusakan (patah)nya jembatan sudah 3 minggu lamanya namun tak kunjung diperbaiki, yang membuat kerugian masyarakat pemakai jalan dan jembatan.
Dimana pemilik lahan (masyarakat) kebun kelapa sawit sangat terdampak karena harga juga sedikit anjlok sejak tgl 15 Januari lalu, harapan Kepala Desa Kubangan Tompek agar pihak perusahaan Bahana Krida Nusantara (BKN) untuk segera memperbaiki jembatan Langgune.
Camat Batahan Sukiman SE saat dikonfirmasi oleh awak media beliau menyatakan bahwa pihak perusahaan BKN akan memperbaiki dan bertanggung jawab,
Pimpinan Proyek R.T juga saat di konfirmasi via seluler menyatakan
“Tim akan segera turun pak. Dan rencana ini akan kita las kembali dan bila memungkinkan akan kami dongkrak. Serta di cor daerah retakan nya”.
namun hingga berita ini diterbitkan belum juga ada perbaikan (MO).




