SINGKIL – Suasana hening dan duka mendalam tiba-tiba menyelimuti lingkungan Kantor Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, pada Rabu (23/9/2026).
Salah satu staf setia di instansi tersebut, Mirwan Satria (43), dikabarkan berpulang ke rahmatullah sekitar pukul 14.16 WIB, tepat saat aktivitas perkantoran kembali normal pasca waktu istirahat siang.
Kabar duka tersebut menyebar cepat melalui grup komunikasi internal ASN Kecamatan Singkil.
Dalam sekejap, dering notifikasi dari berbagai ponsel staf yang berada di kantor berbunyi serentak.
Keheningan ruangan pecah oleh tatapan saling bertanya antar-rekan kerja, sebelum akhirnya dikonfirmasi bahwa Mirwan telah meninggal dunia.
“Saat itu suasana kantor baru saja kembali aktif setelah jam istirahat. Tiba-tiba handphone kami bersuara serentak.
Kami saling menatap, bingung, hingga ada rekan dari ruangan lain yang datang mengonfirmasi kabar wafatnya Mirwan melalui pesan di grup,” kenang Adnan Sijabat, rekan satu ruangan almarhum di Bagian Sosial Kecamatan Singkil, kepada media ini.
Adnan menuturkan, momen tersebut sangat mengejutkan bagi seluruh jajaran pegawai.
Di tengah kesibukan administratif, mereka dipaksa berhenti sejenak untuk melantunkan doa, “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”, sebagai bentuk takziah atas kepergian rekan mereka.
Mirwan, yang akrab disapa Amirwan oleh rekan-rekannya, dikenal sebagai pribadi yang bersahaja, rendah hati, dan selalu membantu sesama. Usianya yang masih relatif muda, yakni 43 tahun, membuat kepergiannya terasa begitu berat dan mendadak bagi keluarga besar Kecamatan Singkil.
“Kami sangat terkejut. Beliau baru berusia sekitar 43 tahun. Selama bekerja bersama kami, Mirwan dikenal sebagai orang yang sangat baik, ramah, dan tidak pernah menimbulkan masalah.
Kepergiannya meninggalkan lubang besar di hati kami semua,” tutup Adnan dengan nada sedih.
Doa dan harapan terbaik dialamatkan agar almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.(*)
Htb




