29 hari puasa Ramadhan lebaran para pemburu “takjil” dan pengunjung alun alun untuk buka bersama keluarga atau sahabat di lesehan alun alun Sinunukan yang menjadi Ikon Kecamatan Sinunukan.
Para pedagang musiman panen raya dalam pantauan awak media gi.news.com selama bulan Ramadhan para pedagang musiman, cukup ramai di kunjungi para pemburu takjil, sayang belum ada penataan para pedagang kuliner dengan baik dan terkesan suka suka, sehingga terjadi kemacetan lalulintas akibat para pedagang berdagang di bahu jalan.
Menantikan waktu berbuka puasa baik yang menjalankan ibadah puasa atau tidak, masyarakat Sinunukan dan sekitarnya dimanja kan oleh sajian menggoda khas tradisional, seperti, anyang, bubur Candil, bubur ketan/kacang hijau, berbagai gorengan,
Harapan pengunjung agar pihak pasar pada tahun tahun berikutnya dapat membenahi dan menata agar pengunjung nyaman dan aman, sebab di tanah lapang Alun Alun Sinunukan berbagai macam hiburan (mainan) anak jika saja para pedagang musiman bisa ditata di dalam (alun alun) dipastikan kemacetan lalulintas untuk menghindari terjadinya laka lantas(MO).




