KENDAL – GLOBALNNESTIGASI GINEWS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal menyambut positif pengelolaan sumur minyak rakyat di wilayah Kabupaten Kendal yang kini dikelola oleh Koperasi Karya Energi Nusantara (KEN).
Dukungan tersebut disampaikan setelah adanya sejumlah perkembangan dalam pengelolaan sumur minyak rakyat, termasuk kunjungan langsung Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) beberapa hari lalu.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto disebut memberikan kesan positif terhadap kebersihan serta ketertiban pengelolaan sumur minyak tersebut.
Selain itu, pada Jumat, (27/3) juga telah dilakukan penandatanganan berita acara produksi yang melibatkan Koperasi KEN, perwakilan penambang sumur rakyat, serta pemerintah desa setempat.
Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, mengatakan pihaknya mendukung pengelolaan sumur minyak rakyat selama memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.
“DPRD tentu mendukung sepanjang manfaatnya jelas. Kami juga mendapat informasi bahwa sumur minyak rakyat di Kabupaten Kendal sudah dikerjasamakan, bahkan beberapa divisi dari SKK Migas juga telah turun langsung ke lokasi,” ujar Mahfud, Senin (30/3/2026).
Ia berharap pengelolaan sumur minyak rakyat tersebut ke depan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat.
“Harapannya ini memberikan manfaat bagi Kabupaten Kendal, baik dari sisi pembangunan maupun pendapatan daerah. Saat ini pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan pendapatan tanpa harus membebani rakyat,” katanya.
Mahfud menambahkan, DPRD Kendal akan mendorong pembahasan bersama bagian hukum untuk mengkaji peluang pemanfaatan pendapatan dari skema bagi hasil minyak dan gas.
“Saya melihat dalam beberapa regulasi, bagi hasil migas memungkinkan diterima daerah. Karena itu, kami perlu menyiapkan langkah konkret agar Kendal dapat memperoleh bagian dari hasil tersebut untuk mendongkrak pendapatan daerah,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan produksi migas di Kabupaten Kendal tidak hanya berpotensi meningkatkan PAD, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.
Mahfud memastikan DPRD Kendal akan terus mengawal potensi tersebut agar pengelolaannya berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Kita bercita-cita dengan adanya minyak itu punya kontribusi dari sisi pendapatan, mengingat Kendal punya potensi yang luar biasa. Dan dari sisi regulasi sesuai dengan kewenangan kami akan mengawal hal itu,” pungkasnya.




