KUALA KAPUAS – Global InvestigasiNews, Rencana penataan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) serta pelaku UMKM di kawasan GOR Panunjung Tarung, Kabupaten Kapuas, mulai menjadi perhatian para pelaku usaha setempat. Sejumlah pedagang berharap pemerintah daerah dapat menerapkan regulasi yang adil dan faktual agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Salah seorang pelaku usaha yang sudah lama berjualan di kawasan tersebut, Muhammad Syaifullah atau yang akrab disapa Amang Fullah, meminta agar pedagang lama tetap menjadi prioritas dalam proses penataan maupun relokasi tempat usaha.
Menurutnya, para pedagang pada dasarnya tidak menolak langkah penataan yang dilakukan pemerintah. Namun, ia berharap kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan keberadaan pelaku usaha yang selama ini sudah bertahun-tahun mencari nafkah di sekitar kawasan GOR.
“Kami tidak keberatan dengan penataan. Yang kami harapkan, pedagang lama lebih diprioritaskan dalam penempatan lokasi baru. Jangan sampai justru pedagang baru yang lebih diutamakan mendapat fasilitas,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Amang Fullah juga berharap pemerintah dapat menyediakan fasilitas yang lebih layak dan representatif bagi para pelaku usaha agar aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan baik setelah penataan dilakukan.
Senada dengan itu, seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menilai proses relokasi dan penataan PKL harus dilakukan secara transparan serta mengedepankan suasana kondusif antar pedagang.
Menurutnya, pemerintah melalui instansi terkait perlu mengedepankan pengayoman dan pembinaan terhadap masyarakat pelaku usaha kecil agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di lapangan.
“Penataan jangan sampai menimbulkan kerisauan antar sesama pedagang. Yang harus didorong adalah pembinaan dan suasana yang kondusif bagi masyarakat pelaku usaha,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas belum memberikan keterangan resmi. Wartawan media Investigasi News berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, namun yang bersangkutan dikabarkan sedang berada di luar kota.
Masyarakat kini menunggu langkah dan kebijakan pemerintah daerah terkait penataan kawasan sekitar GOR Panunjung Tarung agar tetap berpihak pada kepentingan pelaku usaha kecil tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.(Darma)





