Kabupaten Bandung — Semangat anak muda untuk ikut membangun daerah kini semakin terlihat nyata. Salah satunya datang dari Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Tokoh muda Insan Suhendar berhasil meraih kepercayaan masyarakat dan terpilih menjadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Padamulya masa bakti 2026–2034, Minggu (31/5/2026).
Terpilihnya Insan menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pemerintahan desa.
Kehadiran anak muda di lingkungan pemerintahan dinilai membawa semangat baru, gagasan segar, serta pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis, Insan Suhendar berhasil meraih suara terbanyak dan menempati peringkat pertama, mewakili wilayah RW 12, RW 13, RW 14, dan RW 15 di Dusun Cantilan 3, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya.Kabupaten Bandung.
Dikenal sebagai sosok muda yang aktif, kreatif, dan kritis, Insan dinilai mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dalam pembangunan di lingkungan tempat tinggalnya.
Seorang warga mengaku optimistis terhadap hadirnya figur muda dalam pemerintahan desa.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dapat membawa suasana baru yang lebih terbuka, inovatif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama kalangan muda.
Sementara itu, Insan Suhendar menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Alhamdulillah, meski kami masih muda, kami diterima dan dipercaya oleh warga. Ini membuktikan masyarakat ingin perubahan nyata.
Pemuda punya semangat, energi, dan cara berpikir yang jernih untuk mendorong pembangunan desa lebih baik,” ujar Insan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengajak anak muda agar tidak pasif dan mulai berani mengambil peran dalam lingkungan sosial maupun pemerintahan.
“Saya ingin mengajak generasi muda untuk tidak diam. Kita harus berani bergerak, bekerja keras, dan peduli terhadap lingkungan sendiri. Kalau bukan kita yang mulai perubahan, lalu siapa lagi?” tambahnya.
Terpilihnya Insan Suhendar menjadi pesan positif bahwa anak muda bukan hanya masa depan, tetapi juga bagian penting dari perubahan hari ini. Dengan semangat kolaborasi, kepedulian, dan keberanian mengambil peran, generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan desa menuju masa depan yang lebih baik.
Pesan untuk Anak Muda:
Tidak harus menunggu tua untuk berkontribusi. Dari desa, perubahan bisa dimulai. Suara, ide, dan langkah kecil anak muda dapat menjadi kekuatan besar bagi kemajuan lingkungan dan masyarakat.





