Masjid Nurul Iman Lubuk Bangkar – Jambi Butuh Uluran Tangan Dermawan
GLOBAL INVESTIGASI NEWS | Lubuk Bangkar
Pengurus Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Desa Lubuk Bangkar mengajak masyarakat, para dermawan, serta umat Islam untuk berpartisipasi dalam program penggalangan dana pembangunan masjid berupa pemasangan plafon PVC.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keindahan rumah ibadah agar jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk. Untuk merealisasikan pekerjaan tersebut, panitia memperkirakan total kebutuhan dana mencapai Rp86.850.000.
Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan, di antaranya pembelian lembaran plafon PVC, rangka baja ringan atau hollow, sekrup, baut, lis dan aksesoris pemasangan, lem perekat serta bahan pendukung lainnya. Selain itu, dana juga akan dialokasikan untuk biaya tenaga kerja pemasangan dan biaya pengangkutan material ke lokasi pembangunan.
Panitia berharap partisipasi masyarakat dapat membantu mempercepat proses renovasi sehingga fasilitas masjid dapat segera dinikmati oleh seluruh jamaah.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi atau infaq untuk pembangunan plafon Masjid Nurul Iman, dapat mengirimkan bantuan melalui:
Bank BRI
Nomor Rekening: 060401046984505
Atas Nama: ZULPAHMI
Keterangan: Infaq Plafon Masjid Nurul Iman
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi:
- Zulpahmi: 0853-6972-9127
- Swandi: 0852-6676-3131
Panitia juga membuka daftar donatur sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban penggunaan dana yang diterima.
Pengurus Masjid Nurul Iman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah dan akan berpartisipasi dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Semoga Allah SWT menjadikan setiap sumbangan yang diberikan sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, serta membalas segala kebaikan Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian dengan keberkahan dunia dan akhirat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Semoga naskah ini bermanfaat untuk dipublikasikan di GLOBAL INVESTIGASI NEWS maupun GINEWS TV INVESTIGASI.





