KENDAL– Globalnnestigasi Ginews percepatan penanganan stunting terus dilakukan Pemerintah Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung , Kabupaten Kendal. Salah satunya melalui kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Balai Desa Sendangdawung, Selasa (23/6/2026), dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan aparat keamanan.
Kegiatan tersebut dihadiri KASI kebudayaan, Ibu Nita Noviyanti, S.E., Kepala Desa Sendangdawung Marbono, S.Pd pendamping desa, tenaga kesehatan Puskesmas kader PKK, kader pembangunan manusia (KPM), RKP serta Bhabinkamtibmas Polsek Kangkung ,Babinsa Kangkung, Bidan desa
Rembuk Stunting menjadi forum penting untuk mengevaluasi kondisi kesehatan masyarakat sekaligus menyusun langkah-langkah pencegahan stunting berbasis data dan kebutuhan di tingkat desa.
Berdasarkan hasil pemaparan dalam kegiatan tersebut, tercatat keluarga berisiko stunting di Desa Sendangdawung, Data tersebut meliputi empat anak stunting, tujuh balita gizi kurang, tujuh balita dengan berat badan kurang ibu hamil (12) Orang Jumlah Anak Usia ( 0.2) Tahun 95 Anak, Jumlah Anak Usia (2- 5)Tahun 123 Anak serta satu anak penderita tyang saat Samengatakan bahwa penanganan stunting memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena menyangkut masa depan generasi muda.
Pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan bersama mulai dari keluarga, pemerintah desa, kader kesehatan, hingga seluruh masyarakat.”
Menurutnya, edukasi kepada keluarga menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pentingnya menjaga lingkungan yang bersih.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak agar angka stunting dapat ditekan sejak dini.”
Ia juga menegaskan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.”
Sementara itu, Kepala Desa Sendangdawung. Bapak Marbono S.Pd., mengajak seluruh unsur desa untuk menjadikan hasil rembuk sebagai dasar penyusunan program prioritas dalam penanganan stunting ke depan.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh pihak dapat bergerak bersama menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Rembuk Stunting juga menjadi langkah awal dalam menyusun strategi yang lebih terarah untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Sendangdawung.
( Affa )





