LAHAT, GLOBAL INVESTIGASI NEWS — Puskesmas Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, melaksanakan sosialisasi pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal kepada para kader Posyandu, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Agrowisata Tanjung Sakti tersebut diikuti para kader Posyandu dari 18 desa yang berada di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader Posyandu dalam menyiapkan serta memberikan makanan tambahan berbasis pangan lokal, khususnya bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.
Dalam kegiatan tersebut, tim tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung Sakti Pumi memberikan berbagai materi mengenai gizi dan pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat.
Para kader tampak antusias mengikuti pemaparan materi. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dan tenaga kesehatan untuk membahas berbagai hal terkait pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita.
Peserta juga mendapatkan peragaan mengenai cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu makanan yang sederhana, mudah dibuat, serta menggunakan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, termasuk dari pedagang sayur keliling.
Meskipun menggunakan bahan dan cara pengolahan yang sederhana, menu yang diperagakan tetap memperhatikan kandungan gizi yang dibutuhkan. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam sosialisasi PMT berbasis pangan lokal.
Kepala Puskesmas Tanjung Sakti Pumi, Elva Desita, SST., MM., memimpin langsung kegiatan tersebut. Tim sosialisasi juga melibatkan petugas gizi Rizki Pratiwi, Str.Gz. dan Ogi Nurlianto, Str.Gz., serta tenaga bidan wilayah, yakni Emilia Rahmasari, Sintia, dan Rahmawati.
Di sela-sela kegiatan, Elva Desita menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan tim Puskesmas dan antusiasme para kader Posyandu dalam mengikuti sosialisasi.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh para kader dapat diterapkan di masing-masing Posyandu sehingga pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal dapat berjalan dengan baik dan mendukung upaya peningkatan status gizi ibu hamil serta balita.
“Alhamdulillah, kami merasa senang melihat kekompakan dan kerja sama yang solid antara tim Puskesmas dan para kader Posyandu. Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme dari peserta,” ungkap Elva.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah dalam memperkuat peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi melalui pemanfaatan pangan lokal.
(Muhammad Alamsyah/GLOBAL INVESTIGASI NEWS)




