SINUNUKAN 10/08/2026
Global Investigasi news.my.id
Drama menegangkan tersaji dalam laga semifinal Kompetisi Sepak Bola Kijang Putra Cup II yang berlangsung di Lapangan Hijau Desa Suka Dame, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Pertandingan antara PSSD FC menghadapi Robek FC berlangsung sengit hingga menit-menit akhir, PSSD FC yang tampil sebagai klub tuan rumah Desa Suka Dame sempat berada di atas angin setelah unggul 2-0 pada babak pertama.
Gol pembuka PSSD FC tercipta melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Lugas, nomor punggung 10, berhasil mengoyak gawang Robek FC pada menit ke-5.
PSSD FC kembali menambah keunggulan pada menit ke-22. Kali ini Jimmy, nomor punggung 17, mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa PSSD FC menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Robek FC tidak menyerah, tim tersebut meningkatkan tekanan dan berusaha mengejar ketertinggalan.
Upaya Robek FC akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16 babak kedua. Yerlan, nomor punggung 28, berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Pertandingan semakin panas, Robek FC beberapa kali memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun sejumlah kesempatan belum mampu dikonversikan menjadi gol.
Drama sesungguhnya terjadi pada masa injury time, ketika kemenangan PSSD FC seolah sudah di depan mata, Robek FC justru mampu mencetak gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu selama dua menit. Skor berubah menjadi 2-2 setelah Restu membobol gawang lawan pada menit 60+1 dan memaksa pertandingan dilanjutkan melalui drama adu penalti.
Adu Penalti Jadi Penentu
Ketegangan semakin terasa ketika kedua tim harus menentukan tiket ke babak final melalui adu penalti.
Dalam drama dari titik putih tersebut, PSSD FC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 7-6, setelah sebelumnya pertandingan waktu normal berakhir imbang 2-2.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan PSSD FC melangkah ke partai final Kijang Putra Cup II.
Ratusan Mata Menyaksikan pertandingan semifinal ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dukungan penonton semakin terasa karena PSSD FC merupakan klub sepak bola yang berasal dari Desa Suka Dame, sekaligus tampil di hadapan publik sendiri.
Sorak-sorai penonton semakin menggema ketika pertandingan memasuki fase krusial, terlebih saat Robek FC berhasil menyamakan kedudukan pada injury time dan memaksa laga berakhir melalui adu penalti.
Tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi perhatian pihak keamanan. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden maupun kericuhan selama pertandingan, Polsek Batahan menurunkan personel pengamanan.
Pengamanan dari Polsek Batahan dipimpin Kanit Reskrim Aipda Feri Zebua, bersama Ipda Ihsan, Aiptu Supriadi, Aipda Juni, Aipda Irwansyah Putra Hasibuan, dan Bripda Bayu Anggoro.
Sementara itu, dari Koramil 20 Batahan, pengamanan turut diperkuat oleh Babinsa Pratu Rino H. Nainggolan.
Kehadiran personel TNI-Polri tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pertandingan tetap aman, tertib dan kondusif hingga pertandingan berakhir.
Pertandingan semifinal juga turut disaksikan Camat Sinunukan Abdi Putra Negara Pulungan SH MH,yang hadir langsung melihat jalannya pertandingan sekaligus memberikan perhatian terhadap perkembangan kegiatan olahraga masyarakat di wilayah Kecamatan Sinunukan.
Sementara jalannya pertandingan dipimpin langsung oleh ASKAB PSSI Madina, Arif Munandar, sebagai bagian dari pengawasan dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola di tingkat daerah.
Dengan kemenangan dramatis tersebut, PSSD FC kini tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara Kijang Putra Cup II.
Drama 2-0, dikejar menjadi 2-1, disamakan 2-2 pada injury time, hingga akhirnya menang 5-4 lewat adu penalti menjadi bukti bahwa pertandingan sepak bola tidak pernah selesai sebelum peluit akhir benar-benar dibunyikan (MO)




