Kota Tasikmalaya, GI.News – Forum Wartawan Suka Pura Tasikmalaya (FWST) bersama Ketua PERAK Tasikmalaya, Dedi Hidayat, menyampaikan pandangan terkait pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang berlandaskan integritas, profesionalisme, serta penegakan prinsip keadilan.
Dalam keterangannya kepada Global Investigasi News, Dedi Hidayat mengatakan bahwa pihaknya telah berdialog dengan sejumlah elemen masyarakat di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, aspirasi tersebut berasal dari berbagai kalangan, seperti masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan (LSM), ulama, hingga santri. Namun, identitas para narasumber tidak dipublikasikan atas permintaan mereka.
Dedi menyebutkan bahwa sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat antara lain mendorong agar praktik yang dianggap mengedepankan kedekatan personal, hubungan kekerabatan, maupun kepentingan finansial dalam penyelenggaraan pemerintahan dapat dihilangkan. Selain itu, masyarakat juga berharap berbagai program pemerintah, termasuk yang disinggung dengan istilah MBG, dievaluasi secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga berharap lembaga pengawas, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat, serta berbagai pihak yang memiliki kewenangan pengawasan, terus menjalankan tugasnya secara profesional guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Apabila nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan amanah dijunjung tinggi oleh seluruh penyelenggara negara, kami optimistis kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan berbagai potensi konflik sosial dapat diminimalkan,” ujar Dedi.
Dalam penyampaiannya, Dedi juga mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim mengenai pentingnya amanah dalam kepemimpinan, yang menegaskan bahwa suatu urusan hendaknya diserahkan kepada orang yang memiliki kompetensi. Menurutnya, pesan tersebut relevan sebagai pengingat akan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas dan jabatan publik.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat persatuan, saling menghormati perbedaan pendapat, serta membangun budaya gotong royong demi kemajuan Kota Tasikmalaya dan Indonesia.
Menutup pernyataannya, Ketua PERAK Tasikmalaya mengajak masyarakat untuk merenungkan makna perdamaian, kemanusiaan, dan kebersamaan sebagaimana tercermin dalam berbagai karya lagu bertema persatuan. Menurutnya, semangat tersebut penting untuk terus dijaga sebagai fondasi membangun bangsa yang adil, damai, dan sejahtera.
(Redaksi GI.News)





