ACEH SINGKIL – 19 Juni 2026
Kepolisian Sektor (Polsek) Singkil bersama jajaran Polres Aceh Singkil menunjukkan respons tanggap terhadap laporan masyarakat.
Tak menunggu lama, tim gabungan polisi langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyusul laporan pencurian satu unit sepeda motor di Dusun Tran Nelayan, Desa Suka Damai, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.
Aksi cepat ini dilakukan menindaklanjuti insiden raibnya sebuah sepeda motor merek Beed pada Jum’at (19/06/26) dini hari.
Berdasarkan keterangan korban, Nurlela, aksi pencurian diperkirakan terjadi antara pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB, saat kondisi lingkungan masih gelap dan hening menjelang subuh.
Kendaraan bermotor roda dua dengan nomor polisi BL 3982 RY, berwarna hitam dan tahun produksi 2025 tersebut, sebelumnya terparkir aman di dalam area rumah.
Namun, kelengahan sesaat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk membawa lari motor tersebut tanpa meninggalkan jejak yang jelas.
Saat kejadian, Nurlela sedang berada di luar desa. Di rumah hanya ada anaknya, Abdul, yang juga tengah tertidur lelap sehingga tidak menyadari adanya pergerakan mencurigakan dari pelaku.
“Kami baru 11 bulan mengambil sepeda motor itu. Kebetulan malam itu saya berada di luar desa, namun anak saya Abdul tinggal di rumah.
Baru saja saya membayar kredit bulan ke-11,” ujar Nurlela, atau yang akrab disapa Cecek, kepada media ini dengan nada prihatin.
Menyikapi laporan yang disampaikan Nurlela pada pagi harinya, pihak Polsek Singkil segera mengerahkan personilnya ke lokasi.
Terpantau tiga orang anggota polisi turun langsung ke rumah korban untuk melakukan pemeriksaan mendalam.
Para petugas tidak hanya memeriksa titik-titik rawan di lokasi kejadian, tetapi juga meminta keterangan rinci dari korban serta orang-orang terdekat untuk memperkuat arah penyelidikan.
“Hal ini merupakan bentuk komitmen Polisi dalam merespons setiap keluhan dan laporan warga demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” implisit ditunjukkan melalui tindakan cepat personel di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berlanjut. Sementara itu, Nurlela sedang melengkapi berkas administrasi untuk pelaporan lebih lanjut ke pihak asuransi atau leasing, mengingat status sepeda motor tersebut masih dalam masa cicilan kredit. Masyarakat setempat berharap kasus ini dapat segera terungkap dan pelaku dapat dijerat hukum sesuai peraturan yang berlaku.(*)
(Kabiro)





