Kerinci ginewstvinvestigasiinews.com – SMK Negeri 5 Kerinci akan menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru mulai Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama lima hari dengan berbagai materi yang bertujuan membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Selama pelaksanaan MPLS, para peserta akan mengikuti pengenalan lingkungan sekolah, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, serta berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk membentuk disiplin dan semangat belajar sejak awal tahun ajaran baru.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Negeri 5 Kerinci menerima 81 siswa-siswi baru dari 102 pendaftar. Peningkatan jumlah peserta didik ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tersebut.
SMK Negeri 5 Kerinci saat ini memiliki beberapa program keahlian, yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV), Tata Busana, Tata Kecantikan, serta program keahlian baru Keperawatan yang mulai dibuka pada tahun ajaran ini.
Kepala SMK Negeri 5 Kerinci, Ir. Lahmiur, S.T., M.Pd., menjelaskan bahwa selama kurang lebih satu tahun memimpin sekolah tersebut, jumlah peserta didik baru mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Alhamdulillah, siswa-siswi yang masuk pada Tahun Ajaran 2026/2027 telah mencapai 81 orang. Sebelumnya jumlah peserta didik baru hanya sekitar 18 orang. Pencapaian ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh majelis guru SMK Negeri 5 Kerinci. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi semua pihak,” ujarnya.
Namun demikian, Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa SMK Negeri 5 Kerinci masih menghadapi kendala sarana dan prasarana. Ruang perpustakaan dan salah satu ruang belajar yang sebelumnya mengalami kebakaran hingga kini belum dapat digunakan karena bangunannya telah rusak berat.
Ia berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jambi serta Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dapat memberikan perhatian dengan membangun kembali kedua gedung tersebut secara permanen.
“Apabila hanya direhabilitasi, kami khawatir bangunan tersebut tidak akan bertahan lama. Demi keselamatan warga sekolah dan kelancaran proses belajar mengajar, kami berharap ruang perpustakaan dan ruang kelas dapat dibangun kembali dengan bangunan yang baru dan permanen,” jelasnya.
Menurutnya, meningkatnya jumlah peserta didik harus diimbangi dengan ketersediaan ruang belajar yang memadai. Oleh karena itu, pembangunan gedung baru, bahkan jika memungkinkan dua lantai, dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pendidikan di SMK Negeri 5 Kerinci.
Di akhir keterangannya, Ir. Lahmiur mengajak masyarakat untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMK Negeri 5 Kerinci yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, kompetensi lulusan, serta fasilitas sekolah demi mencetak generasi yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Apendi Yahya





