Aceh Singkil – 18 Mei 2026
Globalinvestigasinews
Kondisi memprihatinkan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru, dengan pusat Kabupaten Aceh Singkil, memicu kekhawatiran serius warga.
Struktur jembatan yang semakin miring dan dinilai tidak lagi layak dilalui kendaraan berat mendesak Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk segera melakukan perbaikan atau penggantian.
Keluhan ini disampaikan langsung oleh sejumlah pengguna jalan, termasuk seorang guru Sekolah Dasar (SD) dari Kecamatan Singkil Utara, pada Senin (18/5/2025). Mereka menyatakan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga, distribusi sembako, dan material bangunan. Namun, kondisinya yang kian parah menimbulkan ancaman keselamatan yang nyata.
“Jembatan ini sudah sangat miring. Kami khawatir suatu saat akan ambrol dan menimbulkan korban jiwa,” ujar salah satu warga yang rutin melintas di jalur tersebut.
Ia menambahkan, beban kendaraan roda empat seperti truk pengangkut barang sering kali membuat struktur jembatan bergoyang dan terlihat tidak stabil.
Senada dengan itu, seorang guru SD yang juga merupakan pengguna aktif jembatan tersebut menegaskan urgensi penanganan infrastruktur ini. “Kami setiap hari melintas di Jembatan Bailey ini.
Jangan menunggu ada korban jiwa baru bertindak. Apalagi jika ada truk roda empat yang melintas bersamaan, risikonya sangat besar,” tuturnya dengan nada prihatin.
Warga berharap Bupati Aceh Singkil, Sapriadi Oyon, S.H., dapat merespons cepat aspirasi ini dengan memerintahkan dinas terkait untuk melakukan inspeksi mendadak dan segera merancang solusi teknis, baik berupa perkuatan struktur maupun pembangunan jembatan permanen pengganti.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemkab Aceh Singkil terkait kondisi Jembatan Bailey di Desa Kayu Menang.
Namun, desakan warga semakin kencang mengingat jembatan ini menjadi nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Keselamatan ribuan pengguna jalan kini menjadi taruhan, menanti langkah tegas pemerintah daerah.(*)
Htb





