Banyuwangi — Festival Dragon Boat Race 2026 berlangsung meriah selama tiga hari, jumat hingga Minggu (8–10 Mei 2026), di Sungai Kanal Blokagung, Desa Karangdoro, Lecamatan Tegalsari, Puncak acara digelar pada Minggu (10/5/2026), saat 20 tim memasuki babak final untuk memperebutkan piala bergilir dan total uang pembinaan puluhan juta rupiah.
Dragon Boat Race di Kanal Blokagung tidak sekadar perlombaan biasa. Ajang ini menguji kekompakan tim dalam mengayuh perahu agar meluncur cepat menuju garis finis.
Sejak hari pertama, ratusan warga memadati bantaran sungai. Penonton tidak hanya datang dari Karangdoro, tetapi juga dari desa-desa sekitar. Sorak penonton turut memacu semangat para pendayung sepanjang pertandingan.
Panitia menyebut event ini digelar untuk tiga tujuan utama: melestarikan olahraga tradisional, menjaring atlet dayung muda Banyuwangi, sekaligus mempromosikan potensi wisata Sungai Blokagung,
“Kanal ini panjang, arusnya stabil. Cocok untuk pembinaan atlet sekaligus wisata olahraga,” ujar panitia keamanan.
Kanal Blokagung dinilai ideal sebagai wadah untuk mencetak atlet dayung Banyuwangi. Selain aspek olahraga, ajang ini juga menggerakkan perekonomian lokal. Tenda UMKM kuliner dan suvenir berjejer di sepanjang kanal. Mulai dari menu makanan hingga suvenir miniatur perahu naga habis diborong ratusan penonton.
Salah satu pedagang mengatakan, “Jualan di sini sehari sama dengan seminggu di rumah. Pengunjung nggak putus.”
Dengan digelarnya Festival Dragon Boat Race 2026, Kanal Blokagung kini tidak hanya menjadi arena olahraga air, tetapi juga destinasi wisata sekaligus penggerak ekonomi baru bagi warga Kecamatan Tegalsari.
Spr





