KENDAL– GLOBALNNESTIGASI GINEWS Para pelaku usaha di Kabupaten Kendal diminta bersiap mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang saat ini tengah berlangsung. Dalam pendataan tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggali berbagai informasi terkait aktivitas usaha hingga kondisi bisnis rumah tangga sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi. Pelaku usaha juga diminta memberikan data secara jujur sesuai kondisi yang sebenarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus tersebut, pendataan dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Kendal yang beralamat di Jalan Tentara Pelajar RT 003 RW 001, Kelurahan Tunggulrejo, Kecamatan Kendal, Jumat (19/6/2026).
Pendataan diterima langsung oleh Bupati Kendal, Hj Dyah Kartika Permanasari, S.E.M.M., ( Mbak Tika ) dan dilaksanakan oleh Petugas Pencacah Lapangan (PPL) Ana Purwaning Rahayu yang didampingi Pengawas Lapangan (PML) Nurdiana Wulandari. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal, Ade Sandi Parwoto, beserta jajaran BPS Kendal.
Setelah proses wawancara selesai, petugas memasang stiker SE2026 pada bagian depan bangunan sebagai tanda bahwa rumah tangga tersebut telah mengikuti pendataan.
Dalam proses wawancara, petugas menggali berbagai informasi terkait aktivitas ekonomi dan usaha yang dijalankan rumah tangga, baik usaha nonpertanian maupun pertanian. Selain itu, dikumpulkan pula data mengenai anggota rumah tangga, tingkat pendidikan, pekerjaan, kesehatan, karakteristik individu, kondisi sosial ekonomi, kondisi perumahan, hingga kepemilikan aset.
Bupati Kendal menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan SE2026. Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat Kabupaten Kendal untuk berpartisipasi aktif dengan menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
“Terima petugas SE2026, isi data dengan benar, dan yakinlah bahwa kerahasiaan data tetap terjaga,” pesan Bupati Kendal.
Kepada para petugas lapangan, Bupati berpesan agar tidak ada pelaku usaha maupun rumah tangga yang terlewat dalam proses pendataan. Menurutnya, data yang benar, lengkap, dan akurat sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
Beliau menekankan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan penguatan sektor ekonomi, pengembangan usaha masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga.
Selain itu, petugas juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, mengatur waktu kerja dengan baik selama pelaksanaan pendataan di lapangan.
“Lakukan koordinasi secara berjenjang dengan BPS Kabupaten Kendal apabila menemui kendala atau permasalahan selama proses pencacahan,” pesannya.
Melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Kendal serta partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, SE2026 diharapkan mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas untuk mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, mewujudkan Kendal yang semakin maju, sekaligus memperkuat fondasi perekonomian Indonesia.





