Bali, 15 Juni 2026 – Bidang Advokasi dan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Nusantara memberikan klarifikasi terkait beredarnya narasi dan sejumlah pernyataan di ruang publik yang mengaitkan organisasi tersebut dengan isu keamanan di Bali.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan oleh perwakilan Bidang Advokasi dan Hukum DPP Madas Nusantara, RASYIDI, C.PM., C.LOP, sebagai tindak lanjut atas berkembangnya informasi yang menyebut kehadiran Madas Nusantara di Bali untuk tujuan menjaga atau mengamankan wilayah.
Menurut Rasyidi, organisasi tetap berpedoman pada sikap resmi Ketua Umum DPP Madas Nusantara yang menegaskan bahwa Madas Nusantara tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut organisasi hadir untuk mengambil peran pengamanan wilayah ataupun menjalankan fungsi yang menjadi kewenangan aparat negara dan unsur adat setempat.
“Madas Nusantara merupakan organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan sumber daya manusia, kegiatan sosial, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, pendampingan, serta membangun semangat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Madas Nusantara menghormati tugas dan kewenangan aparat keamanan serta seluruh elemen masyarakat daerah, termasuk struktur sosial dan budaya yang hidup dan berkembang di Bali.
Terkait berbagai narasi yang beredar di media sosial maupun ruang publik, Bidang Advokasi dan Hukum DPP Madas Nusantara mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan prinsip verifikasi informasi, kehati-hatian dalam menyampaikan pendapat, serta menghindari generalisasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya, Rasyidi juga menegaskan pentingnya menjaga etika komunikasi publik.
“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat. Namun kami berharap seluruh pihak dapat menjaga etika komunikasi publik dan tidak membangun persepsi yang dapat menimbulkan ketegangan sosial. Pernyataan seseorang tidak serta-merta dapat dianggap mewakili seluruh masyarakat Bali,” katanya.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Bali yang dikenal menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, dan kemanusiaan tidak menghendaki adanya provokasi maupun narasi yang berpotensi memecah persatuan.
“Saya meyakini masyarakat Bali menjunjung nilai welas asih, penghormatan terhadap sesama manusia, serta kehidupan yang harmonis. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai universal yang perlu dijaga bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Madas Nusantara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun kepentingan tertentu yang dapat mengganggu persatuan dan kerukunan antarsesama anak bangsa.
Bidang Advokasi dan Hukum DPP Madas Nusantara juga mendorong penyelesaian setiap perbedaan pandangan melalui dialog, klarifikasi, dan mekanisme hukum yang berlaku agar ruang publik tetap sehat, kondusif, dan menjunjung nilai demokrasi.
Madas Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan aktivitas organisasi secara damai, konstitusional, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat luas.
Penulis: Sujay
Kaperwil Provinsi Bali – Global Investigasi News





