TRENGGALEK | Anggota DPR RI Dapil VII Jatim, Novita Hardini, SE., ME., kembali menggelar turnamen UPRINTIS Futsal League 2026. Bila sebelumnya versi Pre Sesionnya kini untuk turnamen yang digelar pada Bulan Juni 2026 ini merupakan versi turnamen fullnya. Tujuan Master of Economic UINSATU menggelar acara ini tentu ingin mendorong talenta-talenta muda Kabupaten Trenggalek meraih mimpinya.
Sebagai ibu dari anak-anak Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini merasa bangga dengan semangat dan sportifitas peserta maupun pendukung dalam turnamen ini. Meskipun bangsa ini dalam kondisi yang sedang tidak baik-baik saja semangat mereka sangat luar biasa. Hadir dalam final turnamen ini, anggota Komisi VII DPR-RI itu kepada awak mesia mengatakan, “terima kasih kepada teman-teman media yang terus mendukung Kabupaten Trenggalek dengan segala kegiatan branding-nya dan budayanya dan semua kegiatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. Hari ini saya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang diwakili oleh wadah UPRINTIS Indonesia, mengadakan salah satu pertandingan olahraga di bidang Futsal, dimana memang Futsal di Kabupaten Trenggalek sejauh ini belum terwadahi secara utuh. Padahal sebenarnya talentanya banyak, di daerah-daerah, di desa-desa,” katanya, Rabu (17/6/2026).
Dengan adanya kegiatan ini, sambung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek itu “kita bisa mengenal di masing-masing sekolah bahwa anak muda Trenggalek itu punya potensi yang sangat luar biasa di masing-masing kategorinya. Baik itu SD, SMP dan SMA,” imbuhnya.
Kenapa ini diadakan, karena saya sebagai ibu, punya cita-cita Kabupaten Trenggalek bisa mengirimkan perwakilan dari berbagai jenis bidang olahraga Futsal di ajang kompetisi skala lebih besar. Baik regional maupun skala nasional.
Sebenarnya memang sudah selalu sering, namun kami ingin melakukan beberapa approachment yang lebih rapi lagi, agar kami lebih matang mendukung potensi-potensi anak muda di Kabupaten Trenggalek dibidang olahraga. Khususnya di sektor Futsal.
Potensinya sangat luar biasa mulai Pra Event sampai Eventnya. Mereka benar-benar sangat sportif, mereka benar-benar menyiapkan kompetensi yang baik dan skill yang baik. Dan saya melihat dari komunikasi teamwork nya sangat mantab di usia yang sangat sangat dini ketika saya melihat yang usia SD tadi. Mereka juga sudah cukup advance, kalai saya lihat dan mereka sudah punya modal untuk kita kirimkan ke ajang yang lebih besar di skala regional maupun nasional.
Maka tugas kami, Tugas Pemerintah Kabupaten Trenggalek, ini menyiapkan, mendukung, mendorong, memberikan fasilitas kepada talenta-talenta muda ini agar bisa meraih mimpinya di bidang olahraga.
Dan saya pasti mengajak Pemerintah Kabupaten Trenggalek, jika tidak ada efisiensi seperti hari ini, tentunya anggaran yang harus disisihkan untuk mengembangkan potensi-potensi baru anak-anak Kabupaten Trenggalek ini menjadi penting. Tidak hanya moment-moment acara yang sifatnya hanya formalitas saja, tetapi mulai dari pembentukan karakter, pembentukan kualitas, pembentukan kompetensi anak-anak sampai acara-acara yang melatih mental mereka untuk menjadi juara itu penting dan menjadi prioritas anggaran di masa depan.
Tetapi hari ini meskipun Kabupaten Trenggalek ada efisiensi, saya bersyukur anak-anak muda yang bisa diajak untuk gotong royong, tidak hanya sekedar sedih melihat kondisi Indonesia hari ini, melakukan gerakan apasih yang bisa kita lakukan sebagai anak muda. Sebagai bentuk cita-cita terhadap tanah air, meskipun tanah air sedang tidak baik-baik saja. Akan tetapi setidaknya saya mencium optimisme dengan apa yang kita punya, apa yang bisa kita lakukan, akan kita lakukan all out untuk Inddonesia. “Spirit ini yang akan kita bangun,” tutupnya. (Ard)





