Aceh Tamiang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 di Kecamatan Sekerak tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyasar sektor pertanian dan peternakan guna memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam program tersebut, Satgas TMMD melaksanakan berbagai pembangunan fisik seperti pembukaan dan perkerasan jalan sepanjang 12 kilometer, pembangunan jembatan, gorong-gorong, fasilitas air bersih, hingga sanitasi lingkungan.
Koordinator Lapangan TMMD, Letda Arm Ika Safutra, saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (14/05/2026), mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendistribusikan hasil pertanian dan peternakan.
“Pembangunan jalan terobos dan perkerasan ini untuk mempermudah petani membawa hasil panen ke pasar serta membuka peluang pasar yang lebih luas. Ini menjadi bagian dari strategi memajukan ekonomi desa,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD bersama masyarakat juga melakukan pengembangan lahan tidur dan lahan produktif untuk ditanami jagung serta berbagai tanaman palawija lainnya.
Masyarakat juga mendapat pendampingan teknis berupa pelatihan pertanian hemat air, penggunaan pupuk alami, hingga pengolahan pasca panen guna meningkatkan nilai jual hasil pertanian.
Di sektor peternakan, program TMMD turut mendukung pengembangan ternak ayam petelur melalui pembangunan kandang serta pelatihan pembuatan pakan ternak secara mandiri.
Salah seorang warga Kampung Sumber Makmur, M. Yamin (45), mengaku optimistis kondisi ekonomi masyarakat akan semakin membaik setelah akses jalan desa diperbaiki.
“Selama ini banyak hasil panen rusak saat dibawa ke pasar karena kondisi jalan yang buruk. Sekarang jalannya sudah bagus dan hasil pertanian bisa lebih cepat dijual,” katanya.
Menurut Yamin, kehadiran program TMMD memberikan harapan baru bagi masyarakat agar kampung mereka tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjadi desa yang mandiri secara ekonomi.
“Saya berharap setelah program TNI selesai, kampung kami bisa lebih maju, makmur, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang selaku Dansatgas TMMD Ke-128, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Ia juga berharap bantuan bibit cabai, tanaman palawija, serta hewan ternak yang telah diserahkan kepada masyarakat dapat dikelola secara optimal guna meningkatkan pendapatan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
“Harapan kami, seluruh bantuan dan program ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Liputan Biro Aceh Tamiang.





