Mandailing Natal, 17 Mei 2026
Global INVESTIGASI News. Myid.
Tangis histeris keluarga pecah di pinggir Sungai Batang Bangko, Desa Airapa Dusun II, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, setelah seorang warga bernama Amiran (60) dilaporkan hilang diduga hanyut saat pergi mandi dan berwudhu menjelang salat Maghrib.
Minggu (17/05/2026) suasana duka menyelimuti lokasi kejadian upaya pencarian yang dilakukan masyarakat belum membuahkan hasil akibat kondisi malam hari dan sungai yang kurang bersahabat.
Korban diketahui bernama Amiran, berusia 60 tahun, tinggi badan sekitar 160 cm, berkulit sawo matang, berambut putih, dan sehari-hari bekerja sebagai petani. Ia meninggalkan seorang istri bernama Nur Kamsiar serta lima orang anak, satu di antaranya belum menikah.
Korban merupakan warga Desa Airapa Dusun II, Kecamatan Sinunukan.berdasarkan keterangan keluarga, sekitar pukul 18.00 WIB korban pergi ke sungai yang tidak jauh dari rumahnya untuk mandi dan berwudhu sebelum melaksanakan salat Maghrib. Namun hingga selesai waktu salat, korban tak kunjung pulang ke rumah.
Merasa curiga, pihak keluarga kemudian mendatangi lokasi pemandian yang biasa digunakan korban. Di lokasi tersebut, keluarga hanya menemukan handuk dan sabun mandi milik korban, sementara Amiran tidak ditemukan.
Keluarga pun segera meminta bantuan masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian.
Kepala Desa Airapa, Bambang Ardianto, saat ditemui awak media menyampaikan bahwa pihak desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada Camat Sinunukan, pihak kepolisian, serta Koramil setempat.
“Laporan sudah kami sampaikan kepada Camat Sinunukan, Polsek Batahan, dan Koramil 20 Batahan agar proses pencarian bisa segera dimaksimalkan,” ujarnya.
Pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan perahu dayung milik nelayan setempat. Hingga berita ini dirilis sekitar pukul 22.42 WIB, masyarakat juga memasang jaring sekitar 100 meter dari lokasi kejadian dengan harapan korban dapat tersangkut apabila hanyut terbawa arus sungai.
Kapolsek Batahan, Jaresman Sitinjak SH MH, yang menerima laporan langsung turun ke lokasi didampingi Kapolsubsektor Sinunukan, Julpan Pulungan. Sementara dari pihak Koramil 20 Batahan turut menurunkan dua personel, yakni Mahmud R Ritonga dan Rino Nainggolan.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan pada esok hari dengan mempertimbangkan beberapa faktor keselamatan (MO).





