LEBAK , Global investigasi news .– Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panggarangan menghadiri Gebyar Terbuka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 1 Muharam 1448 Hijriyah dan Pawai Ta’aruf yang dipusatkan di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (25/6/2026).
Pawai Ta’aruf tersebut berlangsung meriah dengan diikuti oleh perwakilan dari 11 desa se-Kecamatan Panggarangan. Rute barisan pawai dimulai (start) dari Kampung Cimandiri Laut di depan Kantor Desa Situregen, memadati Jalan Raya Nasional Malingping – Bayah, dan finis di panggung kehormatan Kampung Cisiih.
Meski harus berjalan kaki sepanjang 1 kilometer, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta, terutama ibu-ibu Majelis Taklim yang tampil antusias.
Hadir dalam acara tersebut Camat Panggarangan Hendi Suhendi, Sekmat Panggarangan Aang, Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin, Kepala KUA Panggarangan H. Nurkib, Plt. Kepala Puskesmas Panggarangan Mamat beserta anggota, Ketua PGRI Panggarangan Bangbang Sudrajat, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Panggarangan.
Lapangan lokasi acara pun dipadati oleh masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya peringatan Tahun Baru Islam ini.Di tribun kehormatan, unsur Forkopimcam berdiri memberikan penghormatan langsung saat menyambut kedatangan rombongan peserta pawai dari masing-masing desa.
Setelah seluruh peserta pawai tiba, rombongan Forkopimcam kemudian beralih ke panggung utama yang telah disediakan oleh panitia untuk mengikuti prosesi acara inti.
Dalam sambutannya, Camat Panggarangan Hendi Suhendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para kepala desa serta seluruh peserta pawai yang telah bersinergi menyukseskan acara 1 Muharam 1448 Hijriyah ini.”Walau sisa masa tugas saya tinggal 4 bulan lagi sebelum pensiun, hal itu tidak menyurutkan semangat saya untuk membangun Panggarangan.
Insyaallah, tahun ini jalan menuju Gunung Gede akan dibangun. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolri atas pembangunan Jembatan Gantung Presisi di wilayah Kecamatan Panggarangan,” ujar Hendi.
Hendi juga menganalogikan semangat perayaan ini dengan karakteristik wilayahnya. “Ke depan, semangat 1 Muharam ini harus seperti laut Panggarangan yang ombaknya dahsyat dan besar, jangan sampai surut. Di sisa waktu jabatan ini, saya ingin kita semua berhijrah secara sifat melalui gotong royong bersama masyarakat,”tambahnya.
Dalam pidatonya, Camat merumuskan dua poin penting hijrah untuk masyarakat Panggarangan:
Hijrah Pertama: Mengubah pola pikir dari konsumtif menjadi produktif dengan mengelola potensi daerah sebaik-baiknya.
Hijrah Kedua: Meningkatkan kepedulian sosial untuk saling membantu tetangga atau warga yang sedang mengalami kesusahan.
“Saya berdiri di sini bukan sekadar sebagai camat, tetapi sebagai warga Panggarangan. Kita berada di atas satu bahtera yang sama. Atas nama Pemerintah Kecamatan Panggarangan, mari kita buka lembaran baru. Selamat Tahun Baru Islam untuk seluruh masyarakat Panggarangan, semoga semua urusan kita dilancarkan,” tutup Hendi. ( WG)





