Sinunukan III, 11 Agustus 2026
Global Investigasi News.my.id
Kepala Desa Sinunukan III, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Imam Afkiri, memberikan klarifikasi terkait postingan di media sosial yang belakangan viral mengenai dugaan seorang anak balita tenggelam di lumpur di area tambang emas dompengan yang disebut-sebut berada di Desa Sinunukan III.
Kepala Desa Sinunukan III menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Pihak Pemerintah Desa Sinunukan III memastikan bahwa tidak terdapat kegiatan pertambangan emas maupun aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Sinunukan III saat ini.
«“Saya selaku Kepala Desa Sinunukan III menyampaikan bahwa informasi yang beredar terkait adanya anak balita tenggelam di lumpur area tambang emas dompengan di Desa Sinunukan III adalah tidak benar. Saat ini tidak ada kegiatan tambang emas maupun PETI di Desa Sinunukan III,” tegas Imam Afkiri.»
Imam Afkiri mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Menurutnya, informasi yang tidak sesuai fakta dapat menimbulkan keresahan serta merugikan nama baik masyarakat dan Desa Sinunukan III.
Ia juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap setiap informasi sebelum membagikan atau meneruskannya kepada orang lain.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Desa Sinunukan III juga berharap klarifikasi ini dapat menjadi informasi yang benar bagi masyarakat sekaligus meluruskan pemberitaan yang telah beredar di media sosial (MO).




