Sulsel
Barruglobalinvestigasinews.my.id.
Dalam rangka mendukung Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP), yang berlangsung di Gedung Perawatan lantai II Puskesmas Doi-Doi Kelurahan Mattappawalie Kecamatan Pujananting, Sabtu (19/9/26),
kolaborasi UPTD Puskesmas Doi-Doi bersama UPTD Puskesmas Pujananting
menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai wadah dialog bersama para pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan dalam penyempurnaan kualitas pelayanan.
Kepala UPT Puskesmas Doi-Doi Hj. Hernawati SKM., memaparkan berbagai rekomendasi yang diperoleh menjadi dasar penguatan standar pelayanan, optimalisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), peningkatan optimalisasi penyebarluasan informasi, serta pengembangan layanan yang profesional, transparan, akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Saat ini, capaian kinerja pelayanan Publik-Evaluasi PEKPPP yakni 100% evaluasi penilaian Predikat Akhir A-, dan Aspek dinilai 5.
“Kita harapkan hadirnya kegiatan FKP ini mampu menjadi wadah untuk saling berkolaborasi seluruh elemen dan stakeholder demi terciptanya pelayanan yang berkelanjutan dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pengguna layanan dibidang kesehatan, sehingga tingkat kepuasan bagi pengguna layanan dapat terpenuhi,” pungkas Hj Ernawati.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Pujananting dr.Wilmayanti bahwa kegiatan FKP sangat penting dilaksanakan sebagai tempat diskusi atau dialog untuk mendengar masukan, kritikan maupun solusi dalam meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat pengguna layanan.
Ia menyampaikan saat ini berbagai kendala yang dihadapi bagi penyelenggara layanan salah satunya adalah berkurangnya keinginan masyarakat untuk datang berobat ke Puskesmas setempat.
Untuk itu, untuk menghadapi kendala seperti ini salah satu langkah yang dilakukan dengan memberikan berbagai pelayanan dan inovasi yang memudahkan bagi pengguna layanan dengan “menjemput bola” mendatangi masyarakat atau pasien dirumah dengan pengobatan gratis.
“Kami sebagai penyelenggara layanan terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkesinambungan cepat dan praktis. Dari sebelumnya 24 unit layanan menjadi 37 unit layanan, ini bertujuan untuk lebih memaksimalkan kebutuhan pengguna layanan dalam meningkatkan kualitas, termasuk pelayanan terhadap balita yang baru lahir,” pungkas dr. Wilmayanti.
Bagian Organisasi bidang kesehatan Fadli Darwis, pada kesempatan itu, menyampaikan kepada pihak penyelenggara layanan untuk terus memberikan edukasi dan pelayanan tanpa membeda- bedakan kepada masyarakat atau pengguna layanan.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri Perwakilan Kecamatan Pujananting, Perwakilan Kelurahan Mattappawalie, Akademisi, media massa, Organisasi kemasyarakatan, kader posyandu, pengguna layanan, tenaga kesehatan, dan undangan lainnya.
Mari kita melayani dengan sepenuh hati, memberikan manfaat bagi negeri.
(Jumardin/inf).




