Beltim – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga di Kabupaten Belitung Timur terus diperkuat. Melalui kerja sama dengan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan Cimahi Jawa Barat, atlet berprestasi dan tenaga pendidik olahraga kembali mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa.
Program tersebut disosialisasikan dalam kegiatan Sosialisasi Beasiswa Prestasi dan Peningkatan Kemampuan Tenaga Pendidikan Bidang Olahraga di Aula Sekretariat KONI Kabupaten Beltim, Kamis (25/6/26).
Sebanyak 12 atlet dari berbagai cabang olahraga tercatat sebagai calon penerima beasiswa. Mereka berasal dari cabang taekwondo, voli, tinju, panjat tebing, menembak, basket, renang, karate serta atletik, namun jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi akan bertambah.
Sosialisasi ini bukan hanya fokus pada beasiswa atlet semata, akan tetapi juga membuka peluang peningkatan kompetensi guru olahraga. para guru olahraga di Kabupaten Beltim juga mengikuti sosialisasi bahkan mereka mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan magister (S2) di STKIP Pasundan.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Amrizal, Ketua KONI Beltim, Hendro beserta jajaran pengurus, Wakil Ketua I STKIP Pasundan Dr. Akhmad Olih Solihin, Dr. Yopi Meirijal, Heru Sulistiadinata, M.Pd., perwakilan dari Bapperinda dan Dinas Pendidikan, Ketua IGORNAS Beltim Suharly, tenaga pendidik olahraga serta calon penerima beasiswa.
Bupati Beltim, Kamarudin Muten melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Beltim, Amrizal mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.
Menurut Amrizal, program beasiswa tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan generasi muda, khususnya di bidang olahraga dan pendidikan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu pondasi utama dalam pembangunan daerah. Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KONI Kabupaten Belitung Timur serta STKIP Pasundan atas kerja sama dan komitmen dalam menghadirkan program beasiswa ini,” kata Amrizal .
Amrizal berharap kerja sama antara KONI dan STKIP Pasundan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Beltim.
Saya berharap kerja sama strategis ini tidak berhenti di sini. KONI sebagai mitra pemerintah daerah dapat terus menjadi jembatan komunikasi yang baik antara Pemkab Beltim dan dunia pendidikan tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I STKIP Pasundan, Dr. Akhmad Olih Solihin mengatakan, kerja sama antara STKIP Pasundan dan KONI Beltim telah berjalan selama lima tahun, dan selama itu pula jumlah atlet yang melanjutkan pendidikan melalui program tersebut terus meningkat, ungkapnya.
Setidaknya sudah tercatat 50 putra-putri daerah yang menerima manfaat program sejak 2021 lalu . Menurut Akhmad Olih Solihin, Beltim menjadi salah satu daerah di luar Pulau Jawa yang paling konsisten mengirimkan atlet untuk menempuh pendidikan di kampus STKIP Pasundan.
Ekspektasi kita tentu harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Dari sisi kuantitas, peningkatannya sangat bagus. Ini mungkin salah satu KONI di luar Pulau Jawa yang konsisten setiap tahun mengirimkan atletnya untuk menimba ilmu di kampus kami,” ucapnya.
Akhmad Olih juga mengatakan, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya dibina sebagai atlet. Mereka juga dipersiapkan menjadi tenaga profesional di bidang olahraga, pungkasnya. ( MR )





